Popis: |
Latar Belakang: Aktivitas fisik merupakan setiap gerakan tubuh yang diakibatkan kerja otot rangka dan meningkatkan pengeluaran tenaga serta energi. Kualitas hidup dipengaruhi oleh keadaan psikologis, kesehatan fisik, kepercayaan pribadi, hubungan sosial, dan hubungan dengan lingkungan. Pasien post Covid-19 mengalami level aktivitas fisik yang rendah, kecemasan, depresi, dan kualitas tidur yang buruk. Dokter gigi post Covid-19 mengalami penurunan kinerja fisik dalam jangka pendek dan jangka panjang. Covid-19 memberikan dampak terhadap psikologis dan kesehatan fisik seorang dokter gigi. Tujuan: mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan kualitas hidup dokter gigi post Covid-19 di kota Padang Metode : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Sampel penelitian terdiri dari 39 orang dengan teknik total sampling. Pengukuran tingkat aktivitas fisik dilakukan dengan menggunakan kuesioner Global Physical Activity Questionnare (GPAQ) dan pengukuran kualitas hidup dilakukan dengan menggunakan kuesioner WHOQOL-BREF. Analisis statistik dilakukan dengan uji chi-square. Hasil : Dokter gigi post Covid-19 di Kota Padang yang memiliki aktivitas fisik tinggi sebanyak 13 orang (33,3%), menengah 14 orang (35,9%), dan rendah sebanyak 12 orang (30,8%). Sebanyak 10 orang memiliki kualitas hidup baik (25,6%), sedang 12 orang (30,8%) , buruk 17 orang (43,6%), dan tidak ada yang memiliki kualitas hidup sangat buruk/sangat baik. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna (p |